Share

Tertarik Menggunakan Jasa Arsitek? Beginilah Cara Kerja Arsitek!

Tertarik Menggunakan Jasa Arsitek? Beginilah Cara Kerja Arsitek!

Arsitek memiliki peran penting dalam desain bangunan. Arsitek merupakan tenaga ahli pertama yang akan Anda hubungi ketika ingin membangun atau merenovasi suatu bangunan. Perannya yang sangat besar mengharuskan arsitek memiliki Standar Kompetensi Arsitektur (SKA) yang dikeluarkan oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Pemerintah Daerah dan Badan Registrasi Nasional. Pada SKA biasanya telah tertera nomor anggota IAI dan Surat Izin Bekerja Perencana (SIBP) atau yang sekarang disebut Ijin Pelaku Teknis Bangunan (IPTB).

  • Keterlibatan klien dalam proses desain

Desain arsitektur merupakan tanggung jawab arsitek, namun klien juga wajib bersikap terbuka selama proses pengerjaannya, termasuk terbuka dalam ide dan anggaran. Bersikap terbuka pada ide-ide arsitek Anda dan membuat keputusan secara tepat waktu akan membantu proyek Anda berjalan lebih lancar.

  • Arsitek akan mengawasi proyek klien dari awal hingga akhir

Arsitek berperan penting dalam seluruh aspek proyek, mulai dari pemilihan lokasi dan studi kelayakan melalui pengawasan konstruksi dan prosedur penyelesaian proyek. Pemilik rumah dapat bernegosiasi mengenai tingkat dan cakupan jasa yang mereka cari untuk proyek khusus mereka. Arsitek setidaknya memikul tanggung jawab dalam desain, dokumentasi, dan perizinan. Memilih arsitek ibarat mengajak seseorang untuk menempuh perjalanan panjang bersama Anda. Perlu ada kepercayaan, empati, kesamaan visi, komunikasi yang baik, dan saling menghormati.

  • Pekerjaan arsitek sering berpindah tempat dan aktivitas yang berbeda setiap harinya

Sebaiknya jangan membatasi pencarian tenaga profesional ini hanya di daerah Anda.. Banyak jasa arsitek dan interior designer memajang karya mereka lewat media massa dan internet. Jangan ragu untuk menghubungi mereka dan menanyakan apakah mereka bersedia mengambil pekerjaan di daerah Anda. Seorang arsitek juga sering pergi ke lapangan untuk mengawasi proyek yang sedang berjalan atau mencari peluang proyek bagus. Kadangkala mereka mengadakan pertemuan dengan klien, kontraktor atau konsultan teknik. Tidak pernah ada rutinitas yang sama setiap hari.

  • Arsitek melakukan upaya yang terbaik untuk memberikan harga struktur yang transparan.

Arsitek mematok biaya dalam berbagai cara: per jam, lump sum, persentase dari biaya konstruksi (biasanya 10 sampai 25 persen), atau gabungan dari beberapa metode ini. Kebanyakan mereka juga memasukkan perkiraan awal dari total biaya untuk proyek tersebut. Biaya awal diperkirakan atas dasar per meter persegi. Tentu saja, biaya tersebut juga tergantung pada harga rata-rata di wilayah tersebut.

  • Arsitek menerjemahkan kebutuhan klien ke dalam struktur fungsional yang indah dan juga sesuai dengan lokasi.

Anda sebaiknya berkonsultasi dengan arsitek apabila ingin memastikan bahwa proyek Anda memiliki nilai estetika, utilitas, dan ekonomi. Arsitek dapat bekerja dengan berbagai lokasi, mendengarkan kebutuhan dan keinginan Anda, dan mengungkapkannya dalam bentuk desain yang sangat unik menyesuaikan keinginan Anda. Oleh karena itu, pilihlah arsitek berpengalaman sejak awal, daripada mempercayakan proyek besar kepada seseorang tanpa keahlian desain atau mencoba mengerjakannya sendiri untuk menghindari kekecewaan dan menghemat uang. Jika tidak, maka Anda mungkin harus menguras uang lebih banyak lagi untuk pekerjaan perbaikan dan bongkar pasang.

Tertarik menggunakan jasa desain Arsitek? Klik disini.

Share post:

Leave A Comment

Your email is safe with us.