Share

Inspirasi Rumah Mewah Dengan Luas 300m²

Inspirasi Rumah Mewah Dengan Luas 300m²

Berancana membangunan rumah di awal tahun 2021? Artikel ini sangat tepat apabila Anda sedang mencari inspirasi rumah idaman masa kini. Dengan luas tanah hanya 300m², tentu Anda bisa mendapatkan rumah impian.

Simak beberapa inspirasi rumah mewah dengan luas 300m² yang dapat Anda jadikan referensi untuk proyek rumah idaman keluarga!
1. Sujiva Living, Bali (2016)


Archdaily.com
Sebuah karya dari arsitek Somia Design Studio, Sujiva Living berada di luas tanah sebesar 372m². Sujiva dalam bahasa Sansekerta berarti “hidup yang nyaman”, oleh karenanya desain hunian Sujiva Living dipengaruhi oleh prinsip rumah Bali yaitu Asta Kosala Kosali.

Karena kondisi geografisnya beriklim tropis, Sujiva Living menganut gaya & detail arsitektur kontemporer moder. Namun karens pemiliknya merupakan seorang arsitek, maka pada lantai atas dibuatlah sebuah studio arsitek.

Archdaily.com
Sujiva Living dihiasi dengan pintu-pintu kaca geser berbingkai kayu hitam pada pinggirannya dan bersebalahan langsung dengan area taman yang luas. Living room berkonsep open space untuk ruang tamu dan ruang makan.

Archdaily.com
Untuk menunjang tampilannya, finishing Sujiva Living memiliki tiga warna bahan pilihan. Bata merah ekspos untuk aksen, memiliki karakter natural. Warna hitam dinding kaca untuk menghasilkan kesan elegan dan maskulin pada bangunannya. Untuk mengimbangi kombinasi tersebut, dipilih warna ekspos semen yang berfungsi sebagai penyeimbang warna keduanya.

2. Ha Long, Vietnam (2019)

Archdaily.com
Ha Long terletak disebuah kota di Vietnam yang memiliki tingkat urbanisasi yang tinggi. Kawasannya sangat strategis dari segi pariwisata dan ekonomi, mulai dari pegunungan dan bukit, lembah, dan pantai.

Archdaily.com
Ha Long merupakan sebuah project yang dikerjakan oleh TOOB STUDIO seluas 300m² pada tahun 2019. Rumah ini terletak sekitar 1 kilo meter dari tepi pantai, sehingga Ha Long dirancang dengan ruang terbuka untuk mendapatkan udara segar dari laut. Konsep dari hunian Ha Long sengaja diciptakan berventilasi dan menjaga agar anggota keluarga tetap terhubung satu sama lain.

3. DC 20 House, Jakarta (2015)

Archdaily.com
Terletak di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, DC 20 House merupakan sebuah project yang dikerjakan oleh Wahana Architect dengan luas 300m² di tahun 2015. Pemiliknya adalah seorang pengusaha muda dengan dua anak yang menginginkan konsep rumah fungsional untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Memaksimalkan area pada interior bangunan, DC 20 House didesain open space dengan menghilangkan batasan yang memisahkan ruangan dalam dan luar. Sedangkan fasad rumahnya didesain menggunakan layar yang terbuat dari panel semi transparan yang berfungsi sebagai penyangga tanpa menutup bangunan.

Archdaily.com
Keunikan dari DC 20 House terdapat pada area ruang tamu dan ruang makan yang dipisahkan oleh perbedaan tingkat meski keduanya diatur dengan konsep open space. Penekanannya dilakukan pada area ruang tamu seperti teras yang memiliki bukaan yang dapat disesuaikan dengan menggunakan pintu geser.

Archdaily.com
Secara garis besarnya, DC 20 House merupakan hunian perkotaan modern, kompak, dan terbuka yang memiliki konsep penempatan taman pada teras disetiap lantainya. Parket kayu dan batu alam cukup dominan. Kaca tetap menjadi material utama rumah.

4. Sweked House, Indonesia (2016)

Archdaily.com
Sweked House dibangun di atas tanah seluas 318m² dengan luas bangunan 180m² yang dirancang oleh arsitek Atelier Riri pada tahun 2016. Proyek Sweked House dirancang dengan gaya desain kontemporer modern untuk merespon iklim tropis. Untuk memenuhi kebutuhan sirkulasi udara, dibuatlah rongga asimetris di dalam rumah yang berfungsi sebagai bukaan alami tepat di atas kolam renang indoor.

Archdaily.com
Selain itu, distorsi vertikal dan horizontal pada bentuk bangunan menciptakan pengalaman ruang yang unik. Split level dan langit-langit diagonal memadukan persepsi normatif, menciptakan kesan karakter yang berbeda pada rumah.
Material yang mendominasi Sweked House adalah material kayu komposit serta dipadukan dengan dinding putih, menciptakan keindahan dan kohesi pada seluruh desainnya.

5. House as Tree of Life, Surabaya (2017)

Archdaily.com
House as Tree of Life merupakan sebuah proyek yang dikerjakan oleh Andyrahman Architect di tahun 2017. Ownernya adalah pecinta kayu dan memiliki koleksi berbagai macam kayu tua selama beberapa dekade.
Penggunaan kayu pada hunian ini dilakukan secara bijaksana dan sangat memperhatikan kelestariannya. Penggunaan kayu secara bijak juga terkait dengan kelangsungan penanaman pohon di muka bumi ini yang diaplikasikan di area rumah ini.

Archdaily.com
Beridiri di tanah seluas 300m², House as Tree of Life dibangun dengan mengedepankan filosofis Jawa yang mengatakan bahwa pohon dilambangkan sebagai kayon ( gunungan ), pada dasarnya adalah pohon hidup atau “pohon kehidupan”, yang melambangkan kehidupan di dunia beserta isinya.

Hal ini pun dilakukan karena lokasi proyek terletak di Kota Surabaya yang memiliki iklim tropis. Pepohonan menjadi sebuah perpaduan yang pas dalam arsitektur di daerah tropis, sehingga yang penting dalam sebuah rumah adalah peneduh.

Archdaily.com
Roster dinding pada hunian House as Tree of Life berguna untuk mendapatkan sirkulasi udara yang baik serta pencahayaan alami yang masuk ke dalam rumah. House as Tree of Life dirancang dengan penuh kesadaran melalui fungsi pada rosternya.

Share post:

Leave A Comment

Your email is safe with us.